Jumat, 13 Februari 2026

Bansos Pangan Ramadan 2026, 5 Juta KPM Terima Beras dan Minyak

Bansos Pangan Ramadan 2026, 5 Juta KPM Terima Beras dan Minyak
Bansos Pangan Ramadan 2026, 5 Juta KPM Terima Beras dan Minyak

JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah mempersiapkan bantuan sosial (bansos) pangan untuk mendukung keluarga miskin selama bulan Ramadan 2026. 

Program ini menyasar sekitar 5 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang berasal dari kelompok masyarakat rentan. Setiap keluarga akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan selama dua bulan berturut-turut.

Inisiatif ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi nasional yang lebih besar, dengan total anggaran sebesar Rp11,92 triliun. 

Baca Juga

Mendag Laporkan 149 Pasar Terdampak Bencana Kembali Beroperasi

Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat kelas bawah, sekaligus mendorong konsumsi rumah tangga dalam menghadapi bulan puasa yang penuh kebutuhan. 

Bantuan tersebut akan diberikan untuk memperkuat stabilitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan yang ada, terutama pada kelompok masyarakat yang paling terdampak inflasi dan harga barang yang terus naik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, menjelaskan bahwa bantuan pangan tersebut memiliki tujuan untuk memperluas daya beli masyarakat dan memperkuat sisi permintaan barang dalam perekonomian. 

“Bantuan pangan ini, berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng selama dua bulan, diharapkan dapat memperkuat konsumsi rumah tangga terutama kelompok yang berada pada tingkat desil 1 hingga desil 4,” ungkap Airlangga.

Target Penerima Bansos Pangan dan Penyaluran yang Dinamis

Bansos pangan ini diprioritaskan untuk keluarga yang termasuk dalam kelompok masyarakat rentan, yang selama ini bergantung pada bantuan pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. 

Penerima bantuan tidak terbatas pada keluarga yang sudah terdaftar dalam program sebelumnya, melainkan juga dapat mencakup mereka yang baru memenuhi kriteria penerima bantuan.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjelaskan lebih lanjut bahwa penyaluran bantuan sosial akan dilakukan melalui Kementerian Sosial. Penyaluran ini akan mengutamakan keluarga miskin yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

“Penyaluran ini bertujuan untuk mencapai sasaran yang tepat, yaitu keluarga yang benar-benar membutuhkan,” kata Gus Ipul dalam kesempatan yang sama.

Menurutnya, penerima bantuan sosial memiliki sifat yang dinamis. Artinya, warga yang tidak terdaftar pada satu periode dapat berpeluang untuk menerima bantuan pada periode berikutnya jika memenuhi syarat yang ditentukan. “Kami berpedoman pada data yang selalu diperbarui oleh Badan Pusat Statistik (BPS),” tambah Gus Ipul.

Berdasarkan pernyataan ini, jika pada triwulan pertama sebuah keluarga tidak mendapatkan bantuan, maka pada triwulan berikutnya mereka masih bisa menjadi penerima jika masuk dalam kriteria yang telah ditentukan. 

Dengan kata lain, pemerintah terus memperbarui data penerima bantuan berdasarkan kondisi sosial ekonomi yang terus berkembang.

Sasaran dan Kuota Penerima Bansos Pangan

Program bansos pangan Ramadan 2026 akan menjangkau lebih dari 5 juta keluarga di seluruh Indonesia. 

Sasaran penerima meliputi mereka yang tergolong dalam desil 1 hingga desil 4, yang merupakan kelompok masyarakat dengan pendapatan rendah. Pemberian beras dan minyak goreng diharapkan akan membantu meringankan beban hidup selama Ramadan, ketika kebutuhan pangan biasanya meningkat.

Menteri Airlangga Hartarto menjelaskan, penerima manfaat bantuan sosial ini adalah masyarakat dengan kebutuhan dasar yang sangat mendesak. 

Mereka adalah keluarga yang sangat bergantung pada bantuan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan yang masih menjadi tantangan besar.

Fleksibilitas dalam Penyaluran Bansos dan Pemberdayaan Ekonomi

Sistem penyaluran bansos yang bersifat dinamis ini juga diharapkan bisa lebih fleksibel dalam menjangkau masyarakat yang sebelumnya mungkin tidak terdaftar.

Fleksibilitas ini memberi ruang bagi mereka yang sebelumnya tidak mendapat bantuan untuk berkesempatan menerima bantuan sosial. Ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk selalu menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi sosial-ekonomi yang ada di masyarakat.

Selain itu, bantuan sosial pangan diharapkan dapat menggerakkan perekonomian daerah. Program ini juga mendorong distribusi barang dan kebutuhan pokok yang lebih merata di masyarakat. 

Dengan bantuan beras dan minyak goreng, pemerintah berharap dapat mengurangi ketimpangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan selama bulan Ramadan.

Program bantuan sosial pangan yang diberikan selama Ramadan 2026 ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk membantu meringankan beban hidup masyarakat. 

Dengan bantuan yang tepat sasaran, diharapkan dapat memperbaiki daya beli keluarga miskin dan meningkatkan konsumsi pangan rumah tangga yang penting bagi stabilitas perekonomian.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah berharap seluruh lapisan masyarakat yang berhak bisa menerima manfaat dari bantuan sosial ini. 

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengikuti prosedur pendaftaran yang telah ditetapkan, serta memastikan bahwa data yang digunakan adalah data terbaru agar program ini berjalan dengan lancar dan efektif.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi Baru DKI Jakarta Amankan Pasokan Beras Jelang Ramadan Melalui Kolaborasi Petani Daerah

Strategi Baru DKI Jakarta Amankan Pasokan Beras Jelang Ramadan Melalui Kolaborasi Petani Daerah

Pemerintah Perkuat Perlindungan Sawah dan Petani Kecil Melalui Pengendalian Alih Fungsi Lahan

Pemerintah Perkuat Perlindungan Sawah dan Petani Kecil Melalui Pengendalian Alih Fungsi Lahan

Pemerintah Dorong Proyek DME Batu Bara Disebut Wajib Libatkan Teknologi CCUS

Pemerintah Dorong Proyek DME Batu Bara Disebut Wajib Libatkan Teknologi CCUS

Kebijakan RKAB 2026 dan DMO Ubah Peta Saham Emiten Batubara

Kebijakan RKAB 2026 dan DMO Ubah Peta Saham Emiten Batubara

Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Ketegangan Amerika Iran Dan Dinamika Pasokan Global

Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Ketegangan Amerika Iran Dan Dinamika Pasokan Global