Jumat, 13 Februari 2026

Program Transmigrasi Patriot 2026 Fokus Pendidikan dan Pengabdian Mahasiswa di Kawasan Strategis

Program Transmigrasi Patriot 2026 Fokus Pendidikan dan Pengabdian Mahasiswa di Kawasan Strategis
Program Transmigrasi Patriot 2026 Fokus Pendidikan dan Pengabdian Mahasiswa di Kawasan Strategis

JAKARTA - Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan peserta Transmigrasi Patriot 2026 akan tinggal di kawasan transmigrasi selama 2,5 tahun. "Untuk Transmigrasi Patriot insya Allah awal Maret 2026 kami akan buka pendaftarannya," kata Iftitah di Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.

Peserta yang lolos akan mengikuti pendidikan berbasis kampus lapangan sambil tinggal menggunakan hunian modular di lokasi transmigrasi. Sistem ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung kondisi sosial dan ekonomi masyarakat transmigran.

Kawasan Transmigrasi Prioritas dan Penempatan Peserta

Baca Juga

Mendag Laporkan 149 Pasar Terdampak Bencana Kembali Beroperasi

Trans Patriot akan menempatkan mahasiswa di tiga kawasan prioritas, yakni Rempang, Kepulauan Riau; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Merauke, Papua Selatan. Kawasan tersebut dipilih karena memiliki potensi ekonomi tinggi sekaligus kebutuhan percepatan pembangunan wilayah yang strategis.

"Mereka akan tinggal, kuliah, dan berinteraksi dengan warga transmigran di tiga lokasi," ujar Mentrans. Mahasiswa akan mengikuti kuliah selama satu setengah tahun sebelum melanjutkan pengabdian masyarakat selama satu tahun, sehingga total masa program menjadi dua setengah tahun.

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Fokus Pendidikan

Kementerian Transmigrasi menggandeng tujuh perguruan tinggi sebagai mitra program, termasuk Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) juga terlibat dalam membina mahasiswa di lapangan.

Kolaborasi ini memungkinkan pengembangan pendidikan terintegrasi antara teori kampus dan praktik di kawasan transmigrasi. Mahasiswa dibekali kemampuan analisis ekonomi, sosial, dan pembangunan berkelanjutan untuk diterapkan langsung di masyarakat.

Fokus Sektor Ekonomi di Setiap Kawasan

Program Trans Patriot di Rempang akan difokuskan pada industri dan kelautan. Sedangkan di Mamuju, Sulawesi Barat, perhatian diarahkan pada sektor pertambangan, pertanian, dan perkebunan sesuai potensi lokal.

Sementara itu, di Merauke, Papua Selatan, sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan kelautan menjadi fokus utama. Pendekatan berbasis potensi kawasan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat transmigran.

Target dan Ekspansi Program Ekspedisi Patriot

Kementerian Transmigrasi menargetkan 1.000–1.500 mahasiswa mengikuti program pada 2026. Program Ekspedisi Patriot pertama kali dilaksanakan pada 2025 dengan 1.000 mahasiswa serta sejumlah dosen dan guru besar dari tujuh perguruan tinggi mitra.

Tujuan kegiatan ini adalah memetakan potensi ekonomi di 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Hasil pemetaan tersebut menghasilkan 400 output penelitian yang menjadi dasar perencanaan pembangunan berkelanjutan di kawasan transmigrasi.

Pengalaman Mahasiswa dan Dampak Sosial

Mahasiswa akan tinggal di hunian modular yang telah disiapkan di kawasan transmigrasi. Tinggal di lapangan memungkinkan mereka memahami tantangan kehidupan sehari-hari masyarakat dan menerapkan ilmu yang dipelajari secara langsung.

Program ini juga memberi kesempatan mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat selama satu tahun penuh. Mereka terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur lokal, dan pendampingan ekonomi bagi transmigran.

Integrasi Pendidikan, Pembangunan, dan Kesejahteraan

Transmigrasi Patriot menggabungkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam satu program terpadu. Hal ini sejalan dengan paradigma baru transmigrasi yang menekankan keberlanjutan dan penciptaan kesejahteraan nyata bagi warga di kawasan prioritas.

Program ini diharapkan menciptakan ekosistem pembelajaran lapangan yang berkelanjutan. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembangunan ekonomi dan sosial di wilayah strategis.

Manfaat Jangka Panjang bagi Kawasan Transmigrasi

Keikutsertaan mahasiswa dalam program ini diharapkan meningkatkan kapasitas lokal dalam pengelolaan ekonomi, pertanian, dan industri. Dengan pengabdian yang terarah, masyarakat transmigran memperoleh pendampingan berkelanjutan untuk mengoptimalkan lahan dan sumber daya mereka.

Selain itu, pendekatan ini membuka peluang munculnya inovasi dan teknologi tepat guna di kawasan transmigrasi. Hal ini mendukung pembangunan daerah sekaligus menumbuhkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan pembangunan nasional.

Transmigrasi Patriot sebagai Program Pendidikan dan Pembangunan Terpadu

Transmigrasi Patriot 2026 menyatukan pendidikan tinggi, penelitian lapangan, dan pengabdian masyarakat dalam program terpadu. Dengan durasi 2,5 tahun, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga berkontribusi langsung pada pembangunan ekonomi, sosial, dan kelestarian wilayah transmigrasi.

Pendekatan ini menghadirkan model baru pembangunan berkelanjutan. Program ini menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus memastikan masyarakat transmigran memperoleh pendampingan, keterampilan, dan kesejahteraan nyata.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi Baru DKI Jakarta Amankan Pasokan Beras Jelang Ramadan Melalui Kolaborasi Petani Daerah

Strategi Baru DKI Jakarta Amankan Pasokan Beras Jelang Ramadan Melalui Kolaborasi Petani Daerah

Pemerintah Perkuat Perlindungan Sawah dan Petani Kecil Melalui Pengendalian Alih Fungsi Lahan

Pemerintah Perkuat Perlindungan Sawah dan Petani Kecil Melalui Pengendalian Alih Fungsi Lahan

Pemerintah Dorong Proyek DME Batu Bara Disebut Wajib Libatkan Teknologi CCUS

Pemerintah Dorong Proyek DME Batu Bara Disebut Wajib Libatkan Teknologi CCUS

Kebijakan RKAB 2026 dan DMO Ubah Peta Saham Emiten Batubara

Kebijakan RKAB 2026 dan DMO Ubah Peta Saham Emiten Batubara

Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Ketegangan Amerika Iran Dan Dinamika Pasokan Global

Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Ketegangan Amerika Iran Dan Dinamika Pasokan Global